STMIK Mercusuar

STMIK Mercusuar
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Conditional (ternary) Operator

The conditional (ternary) operator is the only JavaScript operator that takes three operands. This operator is frequently used as a shortcut for the if statement.

SyntaxEDIT

condition ? expr1 : expr2 

Parameters

condition
An expression that evaluates to true or false.
expr1expr2
Expressions with values of any type.

DescriptionEDIT

If condition is true, the operator returns the value of expr1; otherwise, it returns the value of expr2. For example, to display a different message based on the value of the isMember variable, you could use this statement:
'The fee is ' + (isMember ? '$2.00' : '$10.00');
You can also assign variables depending on a ternary result:
var elvisLives = Math.PI > 4 ? 'Yep' : 'Nope';
Multiple ternary evaluations are also possible (note: the conditional operator is right associative):
var firstCheck = false,
    secondCheck = false,
    access = firstCheck ? 'Access denied' : secondCheck ? 'Access denied' : 'Access granted';
  
console.log(access); // logs "Access granted"
You can also use ternary evaluations in free space in order to do different operations:
var stop = false, age = 16;

age > 18 ? location.assign('continue.html') : stop = true;
You can also do more than one single operation per case, separating them with a comma:
var stop = false, age = 23;

age > 18 ? (
    alert('OK, you can go.'),
    location.assign('continue.html')
) : (
    stop = true,
    alert('Sorry, you are much too young!')
);
You can also do more than one operation during the assignation of a value. In this case, the last comma-separated value of the parenthesis will be the value to be assigned.
var age = 16;

var url = age > 18 ? (
    alert('OK, you can go.'), 
    // alert returns "undefined", but it will be ignored because
    // isn't the last comma-separated value of the parenthesis
    'continue.html' // the value to be assigned if age > 18
) : (
    alert('You are much too young!'),
    alert('Sorry :-('),
    // etc. etc.
    'stop.html' // the value to be assigned if !(age > 18)
);

location.assign(url); // "stop.html"

SpecificationsEDIT

SpecificationStatusComment
ECMAScript 2017 Draft (ECMA-262)
The definition of 'Conditional Operator' in that specification.
Draft 
ECMAScript 2015 (6th Edition, ECMA-262)
The definition of 'Conditional Operator' in that specification.
Standard 
ECMAScript 5.1 (ECMA-262)
The definition of 'The conditional operator' in that specification.
Standard 
ECMAScript 1st Edition (ECMA-262)
The definition of 'The conditional operator' in that specification.
StandardInitial definition. Implemented in JavaScript 1.0.
Print Friendly and PDF

5 Point Penting Mengubah Seseorang Tanpa Latar Belakang Programming Menjadi Software Developer



Sumber :
Quora.com – Erik Trautman, Founder of Viking Code School and The Odin Project
http://takwa-inspiration.com/wordpress


Berawal dari sebuah artikel di quora.com, menyatakan bahwa dibutuhkan waktu sekitar 1000 jam untuk menjadi seorang software developer handal. Kita harus memiliki skill yang kuat dalam berbagai hal – HTML, CSS, Javascript, jQuery, front-end dan back-end framework, Bahasa pemrograman, Database arsitektur, Deployment dan testing. Kemampuan-kemampuan tersebut sangat bisa dikuasai jika kita melakukan cara-cara terstruktur dalam pendekatan pemahamannya.



Trautman menjelaskan dalam artikelnya bahwa membutuhkan sekitar 1000 jam untuk memahami materi dan membuktikan keterampilan kita. Tidak hanya membaca materi tetapi benar-benar membangun proyek-proyek yang diperlukan. Dari 1000 jam tersebut, dibagi menjadi 3 pendekatan; Pertama, Intensif selama 3 bulan dengan mengalokasikan waktu 80 jam per minggu. Kedua, Full Time selama 6 bulan dengan alokasi waktu 40 jam per minggu. Dan Terakhir, Part Time selama 1 tahun dengan alokasi waktu 20 Jam per minggu.

Namun, hal yang penting untuk diperhatikan adalah bagaimana mengatur jam-jam waktu belajar dalam satu hari. Jika Kita memilih untuk mengalokasikan waktu 2 jam sehari, kendala yang kita hadapi adalah bagaimana kita tetap fokus pada belajar dan kembali ke dalam masalah sehari-hari sehingga akan berakhir lebih lama. Saran yang baik adalah dengan mengalokasikan waktu sepanjang hari tidak terputus waktu untuk untuk belajar seperti akhir pekan atau hari penuh (saat libur).

Hal yang lebih efektif dan efisiensi, ketika belajar bersama dengan orang lain dan memiliki akses ke mentor. Bahkan dengan belajar bersama dengan seseorang yang berada pada tingkat yang sama, dapat menghemat puluhan hingga ratusan jam. Karena selama pembelajaran kita menghindari terjebak beberapa jam sekedar menggunakan google untuk mencari penyelesaian sebuah “error” program. Belajar bersama juga meningkatkan motivasi, dimana bersama-sama berusaha sekeras mencapai sebuah pemahaman.

Saran yang menarik yang dikutip dari quora.com;
·        Memiliki Rencana
Dalam proses pembelajaran kita membutuhkan sebuah rencana (plan). Tidak sekedar berusaha keras mempelajari materi yang mana tanpa kita dapat sadari sejauh mana pencapaian kita. Kita perlu menyusun roadmap dari hal-hal yang akan kita pelajari.
·        Menemukan Partner
Menemukan partner yang memiliki tujuan dan motivasi yang sama sebagai mitra dalam mendukung segala sesuatu yang harus dilakukan.
·        Membuat Sesuatu
Jangan sekedar baca, harus benar-benar membangun proyek non-tutorial pada komputer untuk secara utuh mendapatkan keterampilan kita. Dengan cara ini jauh lebih menyenangkan.
·        Mengidentifikasi sumber memperoleh bantuan
Google adalah cara yang baik saat meminta bantuan, tetapi kita dapat mencoba untuk menemukan komunitas atau kelompok secara online di mana kita dapat mengakses bantuan langsung saat sangat membutuhkannya.
Have fun
Jika kita terjebak dalam suasan putus asa, perlu waktu beristirahat dan mencoba membuat sesuatu yang mudah dan menyenangkan. Saat kembali fresh!! termotivasi untuk melesaikan tantangan kita.
Print Friendly and PDF